Motivasi
Hari ini
Hidup adalah
sebuah proses memilih antara “a” atau “b”. Setiap pilihan memiliki imbalannya
masing-masing dan segala sesuatu yang kita rasakan hari ini dan saat ini, itu
semua adalah hasil dari segala pilihan yang telah kita pilih di hari-hari yang
telah lalu.
Pintar atau bodoh, sehat atau sakit, kaya atau miskin semuanya itu
apresiasi dari pilihan-pilihan hidup. Jika kita diberi pilihan antara
rajin menabung atau bermalas-malasan dalam menyisihkan uang dan boros, lalu kita memilih rajin menabung sudah pasti hadiah
yang kita dapatkan yaitu tidak mungkin kemiskinan melainkan kecukupan.
Lalu bagaimana
jika yang kita rasakan saat ini ialah segala sesuatu yang tidak kita inginkan?
Tidak perlu berkecil hati, kita hanya perlu mensyukuri segala nikmat yang telah
diberikan Tuhan Yang Maha Esa dan jangan menyesali segalanya terlalu lama.
Penyesalan itu baik, berarti kita telah berusaha mencari dan menemukan
kesalahan-kesalahan di masa lalu. Akan tapi jika terlalu berlarut-larut, hal itu menjadi
tidak baik karena penyesalan yang berlarut-larut lebih kejam dari sebuah
fitnahan terhadap kita.
Kenapa demikian?, hal itu disebabkan sebuah penyesalan
datang dari dalam diri (internal) dan
fitnah datangnya dari luar (eksternal)
berarti kita menyiksa diri sendiri. Menyiksa diri itu perbuatan yang sangat dibenci itu artinya kita tidak mensyukuri nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya.
Langkah
berikutnya ialah melakukan pilihan-pilihan yang akan membuat kita menjadi lebih
baik dan tetap berfikir optimis. Untuk memulai segala sesuatu itu memang sulit
tidak seperti untuk mengakhiri segalanya yang begitu mudah. Akan tetapi, jika
tidak dimulai dari sekarang lalu kapan lagi? Siapa kita dan apa kita nanti itu
berasal dari pilihan hidup dan perbuatan kita hari ini.
Syukuri apa yang
ada, lalu introspeksi diri sebab segala yang dirasa hari ini adalah hasil dari
perbuatan kemarin. Mari berfikir positif karena apa yang kita rasakan besok
adalah hasil dari pilihan hari ini.

0 komentar: