Motivasi

Hari ini

20.08 Majapahit 0 Comments



Hidup adalah sebuah proses memilih antara “a” atau “b”. Setiap pilihan memiliki imbalannya masing-masing dan segala sesuatu yang kita rasakan hari ini dan saat ini, itu semua adalah hasil dari segala pilihan yang telah kita pilih di hari-hari yang telah lalu. 
Pintar atau bodoh, sehat atau sakit, kaya atau miskin semuanya itu apresiasi dari pilihan-pilihan hidup. Jika kita diberi pilihan antara rajin menabung atau bermalas-malasan dalam menyisihkan uang dan boros, lalu kita memilih rajin menabung sudah pasti hadiah yang kita dapatkan yaitu tidak mungkin kemiskinan melainkan kecukupan.
Lalu bagaimana jika yang kita rasakan saat ini ialah segala sesuatu yang tidak kita inginkan? Tidak perlu berkecil hati, kita hanya perlu mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa dan jangan menyesali segalanya terlalu lama. 
Penyesalan itu baik, berarti kita telah berusaha mencari dan menemukan kesalahan-kesalahan di masa lalu. Akan tapi jika terlalu berlarut-larut, hal itu menjadi tidak baik karena penyesalan yang berlarut-larut lebih kejam dari sebuah fitnahan terhadap kita. 
Kenapa demikian?, hal itu disebabkan sebuah penyesalan datang dari dalam diri (internal) dan fitnah datangnya dari luar (eksternal) berarti kita menyiksa diri sendiri. Menyiksa diri itu perbuatan yang sangat dibenci itu artinya kita tidak mensyukuri nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya.
Langkah berikutnya ialah melakukan pilihan-pilihan yang akan membuat kita menjadi lebih baik dan tetap berfikir optimis. Untuk memulai segala sesuatu itu memang sulit tidak seperti untuk mengakhiri segalanya yang begitu mudah. Akan tetapi, jika tidak dimulai dari sekarang lalu kapan lagi? Siapa kita dan apa kita nanti itu berasal dari pilihan hidup dan perbuatan kita hari ini.
Syukuri apa yang ada, lalu introspeksi diri sebab segala yang dirasa hari ini adalah hasil dari perbuatan kemarin. Mari berfikir positif karena apa yang kita rasakan besok adalah hasil dari pilihan hari ini.

0 komentar: